Tuesday, February 2, 2021

Iman ? Beriman ? Yuk bahas lebih dalam

 Hai Sobs......

Topik berikut ini sebelumnya sudah pernah aku tulis di tahun 2019 Iman itu dan invisible journey . Tapi saya sangat senang jika tahun ini ada yang bertanya lagi karena ini juga sebagai pengingat untukku juga.๐Ÿ˜€

Minggu lalu Kak Rosalin salah satu komunitas cool ambassador bertanya apakah ada kaitannya beriman tetapi tetap makan obat kesembuhan secara rutin ? Apakah dengan memakan obat berarti kita kurang beriman kepada Tuhan? 

Terus tambah lagi kita pasti pernah dengar ada beberapa orang yang mengatakan "sudah beriman saja , tak usah makan obat " opsss.....ini biblical kah ?

Nah, aku juga pernah bertanya hal begitu dalam hati saat aku rutin minum obat, cukup tau bagaimana rasanya merenungkan , memikirkan bahkan merasakan saat pertanyaan itu muncul, apalagi ini tidak muncul sekali tapi berkali-kali sembari mengemut obat penghilang rasa sakit tetapi ga bisa menyembuhkan. Apalagi pikiran aksesoriss kepalaku menambahkan begini "ih kamu sudah pelayanan , ngajar sekolah minggu tetang kesembuhan, baca alkitab, mendalami tulisan dalam alkitab, tetapi hal seperti ini tentang obat rutin masak tidak bisa beriman"hahahah ngerikaannn, aku juga sama ngeri deh dengan pikiran gini. Tapi ini muncull, and i have no idea not to mind. 

Maka dari itu perlu nih hati kita dikalibrasi oleh Firman Tuhan, yuk kita lihat satu persatu , cekidoottt.


Semua pasti pada tau dan ingat kotbah pak pendeta tetang Ibrani 11:1, tapi kalau kamu lupa , mari saya yang bukan seorang pendeta ini hahahahah membantu mengingatkan dan menjelaskan yaaa. 

Iman adalah dasar (assurance = title deed) dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti (evidence=divinely given conviction) dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.

Jadi disini iman ini : dasar dan bukti.

Dasar dalam bahasa aslinya adalah assurance , yunaninya : title deed yaitu surat tanah.

Bukti dalam bahasa aslinya adalah bukti : suatu keyakinan yang datang dari Tuhan.






Monday, January 11, 2021

Intercession

 Hay...

Happy New Year!!!

Ga terasa ya udah tahun 2021, hehehe bentar lagi Februari 2021. Waw dunia seakan berjalan dengan cepat yaa. Namun jangankan dunia berjalan dengan cepat, kita pun juga demikian , alat ukurnya adalah umur. Semakin bertambah tahun ya pasti semakin bertambah juga umur kita. Semakin bertambah umur maka untuk mengetahui banyak hal pun juga semakin bertambah karena kita akan mengalami hal2 yang berbeda setiap harinya. Lalu bagaimana dengan reading bible ? Apakah ada kemajuan guyss?☺Kalau kisah percintaan kelian aja maju, harapannya kisah reading bible juga yaa heheh karena seluruh aspek kehidupan kita ada tercatat didalamnya.

Pernah ga mau doa gitu eh tapi lupa mau doain apa? Aku pernah๐Ÿ˜†. 

Atau pernah ga udah kehabisan kata2 mau doa sesuatu yang menjadi masalah atau sesuatu yang lagi hot kita hadapi? Aku juga pernah ini. 

Atau pernah ga jadi ga doa karena pikir ahhh pasti ga akan dijawab ? Aku juga pernah ini.

Atau pernah ga lupa doa sama sekali dalam sebulan? Wah ini kebangetan lupanya yaa, tapi aku tidak akan menghakimi kalau itu salah satunya kamu, ada kabar baik buatmu jika itu yang kamu hadapi.

Disaat kita pernah lakukan itu semua , kita menerima kebalikannya loh. Maksudnya apa sih??

Ada yang ga lupa sedetikpun berdoa buatku, buatmu, buat kita. Dan ini ga doa biasa2 ini doa syafaat, dan yang berdoa ini menjadi pengantara kita dengan Bapa.

Yukk kita lihat dari teks alkitab.

Setiap kata pengantara mengacu pada Yesus yang berdoa bagi kita.

1. Roma 8:34 (TB) Kristus Yesus, yang telah mati? Bahkan lebih lagi: yang telah bangkit, yang juga duduk di sebelah kanan Allah, yang malah menjadi Pembela bagi kita?

Romans 8:34 (KJV) Who is he that condemneth? It is Christ that died, yea rather, that is risen again, who is even at the right hand of God, who also maketh intercession for us.

Ini terjemahan bahasa Aramnya dari TPT: Siapa lagi yang bisa menghukum kita? Tentu saja bukan Yesus, Yang Diurapi! Karena Dia sudah menyerahkan hidupNya untuk kita, dan bahkan lebih daripada itu, Dia sudah mengalahkan kematian dan sekarang sudah bangkit, dimuliakan, dan didudukkan oleh Allah di sebelah kananNya. Jadi, bagaimana mungkin Dia menghukum kita, karena Dia sekarang terus menerus berdoa untuk kemenangan kita?


----> Bukan hanya Roh Kudus yang berdoa untuk kita, melainkan Yesus Kristus juga melakukannya. Dua pribadi Allah terus berdoa syafaat untuk Anda setiap hari. Dua pertiga dari Tritunggal secara aktif bersyafaat untuk kita. Ini dilambangkan oleh peristiwa dimana Musa bersyafaat di gunung untuk kemenangan Israel, dengan satu tangan diangkat tinggi oleh Harun (imam besar yang melambangkan Yesu, Imam Besar kita) dan Hur (atau "terang", kiasan untuk Roh Kudus, yang berdoa dengan iluminasi ilahi untuk kebaikan kita). Lihat kel 17:9-14, Ib 7: 25, ib 9:25.

2. Ibrani 7:25
Ibrani 7:25 (TB) Karena itu Ia sanggup juga menyelamatkan dengan sempurna semua orang yang oleh Dia datang kepada Allah. Sebab Ia hidup senantiasa untuk menjadi Pengantara mereka.
Hebrews 7:25 (KJV) Wherefore he is able also to save them to the uttermost that come unto God by him, seeing he ever liveth to make intercession for them.

TPT ---->Jadi, Dia sanggup untuk menyelamatkan sepenuhnya dari sekarang sampai kepada kekekalan setiap orang yang datang kepada Allah melalui Dia, karena Dia hidup untuk berdoa terus menerus bagi mereka.

Kristus memberikan syafaat yang kekal bagi kita. Yesus menginjak injak rasa bersalah yang ditaruh iblis dengan kata2 kasih karunia.

Misalnya pada saat kita bahkan tidak tahu bagaimana harus berdoa, atau tidak tahu apa yang terbaik untuk kita minta, Roh Kudus bangkit didalam kita untuk melakukan super syafaat bagi kita , memohon kepada Allah dengan keluhan keluhan emosional yang terlalu mendalam untuk diucapkan dengan kata-kata.

Waaaw luarbiasa yaa Kristus sebagai pengantara yang terus melakukan supersyafaatnya setiap hari bagi kita, lalu untuk apa Dia berdoa terus menerus bagi kita???? Kalau kamu bertanya ini saya sangat senang menjawabnya.

Untuk kemenangan kita.

Kemenangan dari kesusahan, tekanan, kehilangan, ancaman kematian  bahaya(Roma 8:35).

Kristus inisiatif sampai persiapan gitu yaa , yaa karena tahu bahwa kita ini tidak akan sanggup hidup di dunia ini.

Jadi kabar baiknya, sekarang kita tahu bahwa saat kita mulai enggan , malas untuk berdoa, kita jadi semakin ingat dan sadar bahwa ada yang ga pernah lupa menjadi intercession/pendoa syafaat / pengantara bagi kita..



See u...




Sunday, October 18, 2020

Cerita Bapak

 Haiii



Selamat hari minggu

Gimana kabar hari ini?

Harapan baik yaa, keadaan apapun kasih Tuhan tidak pernah berubah, Yes!!!

Nah, kira2 nih kehangatan apa yang buat kalian betah?

Hayooo

Mungkin kehangatan cuaca, kehangatan air mandi, kehangatan keluarga, teman, kehangatan dalam hadirat Tuhan, yaa kan.

Satu hal yang mendeskripsikan Bapak, kehangatannya bagi kami semua anak2nya. Ruang meja makan biasanya tempat kita cerita dan beliau selalu mendengarkannya, berdiskusi, namun bukan berarti tidak ada pertentangan , konflik dalam komunikasi yaaa, bahkan adanya konflik itu mengajarkan kita untuk tetap bisa menerima satu sama lain, dan juga memecahkan suatu hal tetapi bagaimana cara supaya kami semua belajar memahami dan saling mengerti. Jika ditanya kesabaran dan kehangatan bapak kadang buat kita terhenyuh dan pernah suatu ketika selama 2 minggu bapak tugas keluar kota dan kami agak menangis dikittt wkwkwkw karena rinduuu dududud. 

Kalau dipikir kami bertiga sedikit banyak niru bapak wkwkkw , pendiamnya. Kalau yang mikir ahhh masakkk... , ya begitulah. Bapak yang sederhana, ga suka pakai ac, ga suka sabun cair , apa adanya, yang penting bisa tetap bahagia.hehehhe.. Menunggu dan menyambut kami kalau pulang dengan senyum, dan kadang bantu bawa tas , kebalik yaa seharusnya hehehe, tapi itulah beliau.


Bukan tentang bagaimana beliau berhasil di perkerjaan, pelayanan di gereja tetapi bagaimana beliau ada bagi keluarga dan memberikan waktu , dan tentunya ini karna inisiatif Tuhan bagi Bapak. Kekuatan Tuhanlah yang memampukan sehingga pada saat dia sakitpun, dia mencoba untuk bilang dia baik2 saja dan sehat.,.


Kalau tempo lalu aku ada share tentang seni menerima(5 sep 2020), salah satunya juga melihat bagiamana bapak memiliki penerimaan baik itu pada saat mungkin ada hal yang tidak enak dalam hidupnya, bahkan saat2 ada yang mengartikan kebaikannya sebuah celah untuk menjatuhinya secara perkataan , namun dia tetap tenang saja. Kami semua melihat bagaimana Tuhan bekerja atas hidup bapak sehingga saat ada masalah , tantangan, Bapak tetap tenang, "udalah ga papa" hehehhe

Akhir kata selamat ulang tahun Bapak



Kasih dan kesehatan dari Tuhan melimpah




Pelukciumkasih

KarenFelysYos dan Mama