Saturday, December 1, 2018

Modal Awal

Kehidupan tidak dirancang untuk dimengerti , tetapi dinikmati ....
begitulah kutipan dari buku Grace On Business.

Tuhan tidak selalu bisa dimengerti dan dipahami, tetapi Tuhan selalu bisa dipercayai. Dan kebenarannya , memang Tuhan tidak ingin dimengerti, itulah sebabnya Dia tinggal di hati, bukan di otak kita.

Tuhan memilih tidak masuk akal ,namun masuk hati. Tuhan lebih senang dipercayai dari pada dimengerti. Kita (termasuk saya) selalu ingin mengerti tentang Tuhan sehingga kita tidak bisa menikmatiNya secara penuh. Kita tidak pernah merasa puas jika Tuhan adalah jawaban itu sendiri. Kita butuh alasan. Itu sebabnya kita terlalu sering bertanya dan jarang percaya.

Untuk percaya tidak harus dimengerti . Allah itu kasih dan Dia tidak butuh untuk dikasihi karena Dia tidak pernah kekurangan kasih. Dia ingin kita mempercayaiNya.
Percaya melahirkan cinta bukan sebaliknya. Kita disebut orang percaya bukan orang pecinta.


Roma 10: 9-11 " (9)Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. (10)Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan. (11)Karena Kitab Suci berkata : " Barangsiapa yang percaya kepada Dia , tidak akan dipermalukan"

Bahasa aslinya dari The passsion Translation Roma : " (9)Dan apakah "berita hidup " dari Allah itu? Itu adalah pewahyuan tentang iman untuk keselamatan yang adalah berita yang kami sampaikan. Karena jika kamu percaya dengan hatimu bahwa Allah membangkitkan Yesus dariantara orang mati dan dengan terang terangan mengaku dengan mulutmu bahwa Dia adalah Tuhan, kamu akan diselamatkan. (10) Hati yang percaya kepadaNya menerima hadiah kebenaran dari Allah dan kemudian mulutnya mengucapkan syukur atas keselamatan itu. (11) Karena Kitab Suci menguatkan hati kita dengan kata-kata ini :"Setiap orang yang percaya kepadaNya tidak akan pernah kecewa"

Percaya adalah modal awal , Percaya Yesus.Dia melakukan dan mengerjakannya untuk kita.
Percaya Yesus tidak akan pernah kecewa.


Selamat beristirahat dalam kebaikan yang Tuhan kerjakan dan menikmatinya.



-karen-

No comments:

Post a Comment