Sunday, April 12, 2020

Cukup Sudah buktinya



Selamat paskah!!!!😊😊😊



Ini tulisan ke dua di tahun ini, di moment paskah hehehe
Walaupun tidak bertemu keluarga-keluarga di gereja atau teman, sodara, teman –teman, adek-adek, sukacita kita tidak dibatasi itu semua, sebab sukacita terbesar kita adalah menyadari bahwa kita adalah sukacitanya Tuhan, karena Tuhan udah memperjuangkan kita sebegitunya dan sekarang kita mengingat kembali kisahNya dan tentunya akan menjadi sejarah terbaik dalam kehidupan kita yang dimulai oleh kemenangan Yesus di kayu salib itu menggantikan kita semua.
So, hari ini aku mau berbagi sebuah kisah , siapa ya? 
Yang pasti bukan Tomas dari desa sigunggung , dimana sesuatu hal yang mengubahkan Tomas melalui ketidakpercayaannya.
bobgoff puppet

“Tetapi Tomas , seorang dari kedua belas murid itu, yang disebut Didimus , tidak ada bersama-sama mereka, ketika Yesus datang ke situ. Maka kata murid-murid yang lain itu kepadanya : “Kami telah melihat Tuhan!” Tetapi Tomas berkata kepada mereka :”Sebelum aku melihat bekas paku pada tanganNya dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambungNya , sekali-kali aku tidak akan percaya.” –yoh 20:24-25

Yesus telah dibangkitkan dari antara orang mati. Ia menampakkan diri kepada sebagian muridNya setelah kebangkitanNya, namun Tomas tidak hadir bersama mereka. Tomas mendeklarasikan bahwa kecuali ia bisa melihat Yesus, mencucukkan jarinya ke dalam bekas paku pada tanganNya, dan mencucukkan tangannya ke dalam lambungNya, ia takkan percaya.

Dalam Yohanes 20:26-27 menceritakan : delapan hari kemudian murid-murid Yesus berada kembali dalam rumah itu dan Tomas bersama-sama dengan mereka.

Hmmmm, tidak ada seorangpun memberitahu Yesus apa yang telah dikatakan oleh Tomas. Kristus tidak hadir ketika Tomas mengatakan hal-hal tersebut, dan tidak satupun murid lainnya yang sempat berjumpa dengan Tuhan antara kemunculanNya yang pertama dengan yang kedua. Namunnn….. teng tentenggg……… ketika Yesus masuk ke dalam ruangan, dengan senyumnya yang mengetarkan hati dan aromaNya yang menenangkan ,Ia langsung menegok kepada Tomas dan menyuruhnya menaruh jarinya pada bekas paku pada tanganNya dan mencucukkan tanganya ke dalam lambungNya. Dengan kata lain, memperlihatkan bahwa Dialah Allah maha tahu. Yesus tahu persis apa yang telah Tomas ucapkan , dan Ia menawarkan bukti yang katanya dia minta.

 Apakah Yesus marah ???

No…. Dia malah mendatangi Tomas yang jelas-jelas saat itu lagi galau dan tidak percaya dan tentunya memberikan bukti.
Heihoooo…. Kalau dipikir-pikir Yesus ini kalau melakukan sesuatu ga stengah-stengah yaa, Dia langsung pakai kecepatan full plus pluss cintanya (apalagi yang bisa menggambarkan cinta besarnya).
 And then apakah Tomas lakukan??? Di Yohanes 20:28 , tidak ada indikasi bahwa Tomas benar-benar menjamah Yesus. Namun ketika ia melihat Tuhan dan sadar bahwa Yesus tahu persis apa yang selama ini ia pikirkan dana pa yang telah ia katakana , cukup sudah buktinya. Tomas tersungkur sambil mendeklarasikan , “ Ya Tuhanku dan Allahku!”

Dalam keadaan aku bahkan waktu itu si Tomas yang tidak sempurna secara emosional, mental, gam au menerima kata orang lain(teman teman Tomas), Tuhan tetap terima. Yes!!!!!
Iman kita yang mungkin tidak ada 100% tetapi Tuhan kasih imanNya yang 100% mendorong kita. Dia tahu persis itu makanya Dia datang.

Kenapa Dia waktu itu ga tinggalin Tomas aja yaa??
Karena Dia sudah menangung ketidak percayaan si Tomas di kayu salib, jadi kalaupun hari itu Tomas agak bengkok-bengkok, Yesus bilang kepada Bapa “ Santaii Bapaa…. Aku sudah tebus dia, hari ini aku mau menjumpai dia, karena dia anak yang Kukasihi.”

SalibNya :
Salib yang mewakili rasa bersalah , justru melambangkan kasih karunia
Salib yang menggambarkan penghukuman, justru menjadi symbol kebebasan.
Salib yang mewakili rasa sakit dan penderitaan , menjadi lambang pemulihan dan harapan.
Salib yang mewakili kematian , adalah symbol kehidupan bagi pengikut Kristus.
Salib yang mewakili rasa ketidakpercayaan , justru mengubahkan iman kita kepada Kristus.

Yesus paling ahlinya dalam segalahal. Perjumpaan hari itu mengubahkan Tomas. Aku kira itu momen yang sangat berharga dalam kehidupan Tomas sampai perkataan pembuktian yang dia katakan tidak dia lakukan karena dia sudah terpesonaaaa dengan kasih Yesus, Yesus tidak banyak bicara hari itu tapi sangan menyentuh ga sampai ke ulu hati tapi sekujur tubuh Tomas tersiram akan pancaran kasih sayang Yesus. Ini langsung masternya yang datang, Yesus ga suruh malaikat Gabriel dkk yang mendatangi Tomas.

So kalau hari ini sifat penggemar itu membuatmu hanya menonton saja apa yang orang alami. Siap-siap di sirami kasih Tuhan karena Dia udah mati sebegitunya bagi kita. Dia sudah mengangkat mental stenga-stengah  kita termasuk aku hehehe untuk naikk. Cintanya tanpa paksaan tanpa syarat apakah aku atau kita sudah baik bagus duluu syudududud, noo…. Roma 5 : 8 sangat jelas mengatakan “ Akan tetapi Allah menunjukkan kasihNya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.”


23 feb 2020
Menyadari kasihNya membuat batrai iman kita bertambah, membuat kita berubah. Melihat kita diselamatkan, dibenarkan, menguatkan Dia menanggungnya. 






Tahu akhir Tomas tadi ?

Tomas memberitakan Injil ke daerah bagian Timur, daerah Persia dan India, di luar perbatasan kekaisaran Romawi. Akhir hidupnya Tomas meninggal karena dihujani tombak, sebelumnya dia sempat dilempar kedalam perapian tetapi tidak meninggal, Tomas menemui ajalnya di India. Demikian info dari wiki dan google heheheh, Kisah perjalanan penginjilannya ada tercatat di Kisah pararasul cuman tidak terlalu mendetail..

So tiga  kalimat buat kita semua.

Tuhan itu sangat percaya kepada kita .

Kita adalah sukacitaNya.

Sukacita adalah dorongan terbesar Yesus untuk mendapatkan kita.

See u..

Tuhan memberkati dan berkat Tuhan membuat kita semakin 

berdampak.




Karen,Andrew Wommack, and Kyle idleman.

























No comments:

Post a Comment