Sunday, July 25, 2021

Doa dari Kitab Tesalonika

Terima kasih Tuhan menjadikan kami bertambah-tambah dan berkelimpahan dalam kasih seorang terhadap yang lain dan terhadap semua orang, sama seperti kami juga mengasihi.

Kiranya Tuhan menguatkan hati kami, supaya tak bercacat dan kudus, di hadapan Allah dan Bapa kita pada waktu kedatangan Yesus, Tuhan kita, dengan semua orang kudus-Nya.

Kami bersyukur menerima firman Tuhan dengan sukacita yang dikerjakan oleh Roh Kudus didalam kami.

Terima kasih Tuhan telah melayakkan kami bagi panggilanMu dengan kekuatanMu yang menyempurnakan untuk berbuat baik dan menyempurnakan segala pekerjaan iman sehingga nama Yesus , Tuhan kita dimuliakan di dalam kita dan kita di dalam Dia, menurut kasih karunia Allah kita dan Tuhan Yesus Kristus.

Tuhan adalah setia, Ia menguatkan hati dan memelihara kita dari yang jahat. Ia Tuhan damai sejahtera, kiranya mengaruniakan damai sejahteraNya terus-menerus, dalam segala hal, kepada kita. Tuhan menyertai kita sekalian.

Amin

Saturday, July 24, 2021

Doa dari Kitab Kolose

Terima kasih Tuhan , kami menerima segala hikmat dan pengertian yang benar, untuk mengetahui kehendak Tuhan dengan sempurna, bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah, dan dikuatkan dengan segala kekuatan oleh kuasa kemuliaanNya untuk menanggung segala sesuatu dengan tekun dan sabar.

Terima kasih Tuhan , Engkau telah melepaskan kami dari kuasa kegelapan dan memindahkan kami ke dalam KerajaanMu, di dalam Engkau kami memiliki penebusan yaitu pengampunan dosa.

Terima kasih Tuhan untuk ketekunan dalam iman, teguh dan tidak tergoncangkan, dan pengharapan Injil yang telah kami dengar melalui firmanMu.

Kristus ada di tengah-tengah kami, Kristus yang adalah pengharapan akan kemuliaan, yang mengajarkan kami segala hikmat untuk memimpin tiap-tiap orang kepada kesempurnaan dalam Kristus.

Kami telah menerima Kristus Yesus, karena itu hendaklah kami hidup tetap di dalam Dia, berakar di dalam Dia, dibangun di atas Dia, bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan dan hati yang melimpah dengan syukur.

Terima kasih untuk memperbaharui kami terus-menerus dalam memperoleh pengetahuan yang benar tentang Engkau.

Terima kasih Tuhan untuk kesabaranMu, sehingga kami dapat sabar seorang terhadap yang lain. 

Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hati kami, karena untuk itulah kami dipanggil menjadi satu tubuh. 

Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaan di antara kami sehingga kami dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain .

Biarlah dalam segala sesuatu yang kami lakukan dengan perkataan dan perbuatan, kami lakukan semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia, kepada Allah Bapa kami.

Kasih dan karuniaMu menyertai kami.

Amen.

Friday, July 23, 2021

Doa dari Kitab Filipi

Aku mengucap syukur kepada Allahku karena Ia yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus. 

Semoga kasihmu makin melimpah dalam pengetahuan benar dan dalam segala macam pengertian, sehingga dapat memilih apa yang baik, supaya kamu suci, dan tak bercacat menjelang hari Kristus, penuh dengan buah kebenaran yang dikerjakan oleh Yesus Kristus untuk memuliakan dan memuji Allah. 

Berdirilah teguh dalam Tuhan, damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.

Allahku akan memenuhi segala keperluanku menurut kekayaan dan kemuliaanNya dalam Kristus Yesus. 

Kasih karunia Tuhan Yesus Kristus menyertai rohmu.

Amen.

Thursday, July 22, 2021

Doa dari Kitab Efesus

Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga. Dan aku selalu mengingat kamu dalam doaku meminta kepada Allah Tuhan kita Yesus Kristus , yaitu Bapa yang mulia supaya Ia memberikan kepadamu Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia dengan benar. Dan supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti pengharapan apakah yang tekandung dalam panggilanNya.

Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasihNya yang besar, yang dilimpahkanNya kepada kita telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita, oleh kasih karunia kita diselamatkan.

Aku berdoa, supaya Dia menurut kekayaan kemuliaanNya menguatkan dan meneguhkan kamu oleh RohNya didalam batinmu sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus dan dapat mengenal kasih itu sekalipun ia melampaui pengetahuan. Aku berdoa supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. 

Teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih , bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus yang adalah Kepala.

Terima kasih Tuhan telah mengaruniakan perkataan yang benar agar dengan keberanian aku memberitakan rahasia Injil, menyatakan sebagaimana seharusnya aku berbicara.

Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita.

Damai sejahtera dan kasih dengan iman dari Allah, Bapa dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kita sekalian. Kasih karunia menyertai semua orang, yang mengasihi Tuhan kita Yesus Kristus dengan kasih yang tidak binasa. Amin.

Wednesday, July 21, 2021

Rasa Aman

Di dunia ini ada yang selalu kita cari dari orang lain, tempat, bahkan benda saat kita bertemu, berelasi, bahkan berbisnis, ataupun mengunakan sesuatu untuk memberikan .....yaitu rasa aman. 

Ingin membangun rumah, pasti mencari posisi yang aman paling aman (ya wajar sih tapi kalau berlebihan dan menjurus kearah ketakutan ini dan itu....hmmm), ingin gotong royong memilih untuk bagian yang aman tidak perlu capekkan badan (menjurus ke malas ).

Ingin pacaran maka cari pacar/pasangan yang bisa dipantau dan dihubungi setiap waktu, kalau perlu tahu segala jam dia kemana dan pergi sama siapa hehehehe kalau ada yang begini kelewatan banget yaa krn kamu atau pacarmu bukan Tuhan. 

Ingin berbisnis cari rekan yang bisa diolah biar ga keluarin banyak modal dan aman deh kelangsungan. 

Ingin pelayanan, cari bagian yang tidak perlu repot-repot yang penting dikenal jemaat rajin melayani dan ibadah, kalau bisa tolak halus segala tugas yang repot dari pembina/pembimbing (hahahaha, ngeri!!!).

Kalau boleh jujur mencari rasa aman secara berlebihan dari seseorang, benda ini menjurus kearah bahwa kita sedang mengkhawatirkan sesuatu, atau rasa takut dan pada akhirnya kita akan menemukan kekecewaan dan ketidakpuasan.

Kalau mau diperdalam lagi, mencari dan menggantungkan rasa aman dar yang lain selain Tuhan bisa menjadi berhala di hati kita. Berhala adalah sesuatu yang kita kejar dan untuknya kita berkorban. 

Wah aku gak ngerti Ren maksud kamu......

Ok, misalnya kamu memilih pacar kamu sebagai rasa amanmu (tidak dikata jomblo lagi, status saya meningkat dari teman-teman lain, bisa dibawa jalan-jalan, bisa jadi tempat bergantung banyak hal, tempat bermanja-manja, bahkan kamu akan aman jika pacarmu harus selalu telepon dan mengabarkan posisi ) dan  untuk ini kamu bahkan bersedia mengabaikan keluarga, teman, dan memilihnya bahkan mengutamakan kepentingannya lebih daripada Tuhan, maka itu penyembahan berhala, kamu sedang menjadikan pasanganmu tuhan yang bisa mengikuti dan memuaskan hatimu.

Segala sesuatu bisa menjadi sebuah berhala, ketika hal itu menjadi pengganti terhadap Allah dalam hidup kita. Apapun yang berubah dan menjadi tujuan atau kekuatan pendorong dalam hidup memiliki kemungkinan besar untuk menjadi tindakan penyembahan berhala pada titik tertentu.

Mungkin ketika aku mengatakan ini, tidak menutup kemungkinan ada yang gumam (ahh ini hanya pendapatmu saja Ren, aku ga mungkin gitu. 

Saat itu terucap, maka ini adalah langkah awal bagimu untuk memikirkan ulang kembali. Tuhan sangat mengasihimu dan Dia satu-satunya rasa aman kita. Dia satu-satunya yang mampu menolong kita, mengarahkan kita, memuaskan kita, dan menyelamatkan kita.

IA  selalu merasa aman berada di dekat kita, hanya saja kita yang suka cari rasa aman sana sini. Untuk membuat kita merasa aman, Dia telah mengalami dikecewakan, diabaikan, ditolak bahkan secara kejam. Ini adalah Allah yang tidak pernah menyerah untuk memenangkan hati kita. Tidak pernah.

Seperti kitab mazmur berkata :

Mazmur (62-2) Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari pada-Nyalah keselamatanku. 

Rasa aman kita hanya ditemukan dari Tuhan karena untuk memberikan rasa aman itu Dia mengutus anakNya untuk membuktikan secara real kepada kita arti sesungguhnya kehadiranNya yang bersama dengan kita sehingga kita dapat mengerti, merasakan, dan mengalami rasa itu hanya di dalam Tuhan.

Ada jaminan keselamatan dan keamanan di dalam Kristus Yesus , Tuhan kita.

Selamat mengalami kasih Tuhan hari demi hari.

-Karen, Kyle idleman -gods at war-

Saturday, June 26, 2021

Pemberontakan Hati

Bolehkan saya memberontak?
Memberontak bentuk penolakan, bentuk perlawanan, menentang terhadap suatu hal.
Misalnya : Mawar memberontak temannya kemaren karena dikecewakan.

Kita manusia tidak luput dari yang namanya memberontak dalam apapun itu karena kita masih hidup di dunia yang fana ini, namun kita bisa mengelolanya dengan mengelola hati kita.

Memberontak kadang membuat kita sekilas lupa, lupa kita ini siapa, bahkan membuat kita lupa untuk berfikir panjang, apa akibat dari pemberontakan kita. Bagi kita yang memberontak sekilas ini dapat memuaskan hati kita tapi bagi yang yang terkena mungkin ini menjadi luka bagi mereka.

Terkadang ada pemberontakan yang tidak secara langsung diutarakan, namun terpendam dalam hati yang namanya pemberontakan hati. Pemberontakan hati, kalau mau jujur kita juga mengalaminya, tidak sanggup secara langsung memberontak maka dipendam dan  nanti bakalan seperti bom waktu meledak pada waktunya.

Dalam New City Catechism di pertanyaan  ke18.  Apakah Allah akan mengizinkan pemberontakan kita dan penyembahan berhala kita, dan tidak menghukum kita?
Tidak, setiap dosa adalah dosa terhadap kekuasaan, kekudusan, dan kebaikan Allah, dan terhadap hukum-Nya yang adil, dan Allah selayaknya marah terhadap dosa-dosa kita, dan akan menghukum dosa-dosa kita di dalam penghakiman-Nya yang adil di dalam kehidupan masa kini, dan di dalam kehidupan di masa yang akan datang.

P19. Apakah ada suatu cara untuk melepaskan diri dari penghukuman dan untuk kembali diperkenan oleh Allah?
Ya, supaya keadilan dipuaskan, maka Allah sendiri, dan hanya karena belas kasihan-Nya, memperdamaikan kita dengan diri-Nya sendiri dan melepaskan kita dari dosa dan penghukuman terhadap dosa, melalui seorang Penebus.


Mengobatinya dengan pengakuan, dengan penerimaan, dengan pujian, dengan status tidak akan menyelesaikan dengan tuntas. Pemberontakan hati kita hanya bisa diobati oleh orang yang bisa menebus pemberontakan itu sendiri. Sudah pasti manusia tidak bisa.

"Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh." Yesaya 53:5

Ya , benar. Hanya Pribadi Yesus seorang Penebus yang mampu mengobati pemberontakan kita karena untuk pemberontakan kita dulu, sekarang dan seterusnya telah ditikamkan ke diriNya diselesaikan di kayu salib.

Kabar baiknya, setiap kali keinginan hati kita ingin memberontak, mari kita sama-sama ingat kembali Dia yang sudah menebus pemberontakan kita, tanpa kita sadari saat itu terjadi kita dapat merasakan bahwa ada sentuhan Dia yang memulihkan hati kita sehingga ada damai dan ketenangan yang mengalir membanjiri hati kita.


Tuhan memberkati.
Soli deo gloria

Karen

Friday, June 25, 2021

Story From The Hospital

 I'm happy to review "Lessons from a hospital bed" by John Piper. I personally also experienced the same thing, spent the night in the hospital, did not know when i would return home, was depressed bt illness, but behind the suffering God was a God who did not remain silent. He works. He never leaves me.

Christ is al sufficient for every situation. In the hospital, He is the preeminet physician.

"For which cause we faint not, but through our outward man perish, yet the inward man is renewed day by day. " For our light affliction , which is but for a moment, worketh for us a far more exceeding and eternal weight of glory;" - 2 Cor 4:16-17

This affliction is "preparing" a weight of glory.

So in other words, your suffering actually has an effect on your future glory.

If we bear it in faith for the honor of Christ, it is a catapult to greater glory. Jesus is with you. Not even the worst pain in wasted in His hands.

It is okay to pray with simple, short outburnts of need thanks and praise :

  • Help me , Lord to trust You
  • Have mercy, Lord. I need You. I can hardly think
  • Save me, Lord from unbelief an sin
  • I believe, Lord, Help my unbelief
  • Thank you for Your mercy
  • Thank you, Jesus, that You loved me and gave Yourself for me
  • Thank you, Father, that there is no condemnation for me in Christ Jesus
  • Use me, Jesus, to magnify Your great worth
  • Satisfy me in your steadfast love, no matter what happens here.
Remember how eager God is to hear you and help you. He says so :"Fear not, little flock, for it is your Father's good pleasure to give you the kingdom. -Luk 12:32




Karen, John Piper (Lessons from a hospital bed)

Saturday, June 19, 2021

#Salah Fokus

Akhir - akhir ini kita sering dengar kata salah fokus. Bahasa gaul yang sering disebut dalam sosial media. Misalnya saja seorang wanita  posting foto dirinya lalu disampingnya ada es krim mcfurry , lalu para pemberi komentar malah mengomentari si es krim bukan penampilan wanita yang terlihat di foto itu, maka ini disebut dengan salah fokus. Jikalau melihat ke artinya saat browsing google, salah fokus terjadi ketika argumen atau tanggapan yang kita buat tidak menyasar inti dari topik argumen , tapi hal lain yang sebetulnya tidak relevan. Kesalahan ini bisa terjadi jika kita tidak objektif dan membiarkan perasaan atau asumsi pribadi mempengaruhi proses berpikir.

Menelusuri perjalanan kehidupan terkadang ditengah tantangan, masalah penderitaan bisa membuat kita salah fokus. Fokus kepada besarnya penderitaan , pada penyakit yang dialami. Dari waktu kita kecil, dewasa hingga tua, sampai kita melemah , penderitaan dan tantangan akan datang silih berganti.

Banyak orang Kristen yang berpikir kalau ada penderitaan yang terjadi karena apa yang kita lakukan atau tidak kita lakukan (Misal : karena dosa, kurang doa, kurang iman, tidak perpuluhan dsb). Penderitaan itu terjadi karena kita tinggal di dunia yang jatuh dan menuju kepada kebinasaan.

Kalau kita terus menuntut dan meminta kepada Tuhan untuk menyelesaikan setiap masalah-masalah hidup kita, tidak akan ada habis-habisnya. Bila kita terus menuntut Tuhan untuk memberikan solusi atas masalah kita dan fokus mengejar terobosan maka hidup kita akan selalu depresi  karena banyaknya masalah dalam hidup.

Dari pada terus berfokus pada terobosan,  apa yang menjadi dasar kekuatan kita menghadapi ini semua?

 Yohanes 16:33 (BIMK)

Semuanya ini Kukatakan supaya kalian mendapat sejahtera karena bersatu dengan Aku. Di dunia kalian akan menderita. Tapi tabahkan hatimu! Aku sudah mengalahkan dunia.

Dalam penderitaan, Tuhan berkata tenang karena kita bersatu dengan Tuhan.

Kalau ada yang bertanya, masih adalagi ga Ren penjelasannya?? tentu dengan senang hati menjawab.

1 Petrus 2:21(TSI)

Untuk itulah Allah memanggil kamu! Karena Kristus sendiri yang sudah menderita bagi kita. Dan Dialah yang menjadi contoh bagi kita, supaya kita bisa bertahan di dalam penderitaan seperti Dia.

Yang menjadi dasar kekuatan kita supaya ga salah fokus terhadap masalah adalah mengingat bahwa Kristus juga mengalami hal yang sama yaitu penderitaan dan Dia menang, Dia menjadi contoh bagi kita bertahan dalam penderitaan.

Melalui penderitaan yang kita alami Tuhan ingin menyempurnakan kita, supaya kita serupa dengan Kristus yaitu kita menaruh kepercayaan kita kepada Kristus saja dan bukan kepada hal-hal yang ada di dunia ini. 

Kalau dalam hidup kita menaruh pada hal-hal yang fana  ini maka kita akan kecewa. Kalau kamu hidup buat uang , uang ga akan dibawa kemana, hanya sementara. Kalau hidup hanya untuk cinta manusia yang fana , waktu kita mati maka kita akan rugi. Kalau hidup hanya untuk pengakuan manusia , kalau mati pasti akan rugi, karena pengakuan manusia bisa meninggalkan kamu akibat manusia sama2 berdosa tidak sempurna. Namun kalau kita menaruh hidup kita pada hal-hal yang kekal maka pada waktu kita mati pun adalah suatu keuntungan (Filipi 1:21).



Ok see u and soli deo gloria.

karen, BIMK, TSI, ps.mike.

tidak ada mcfurry, magnum pun jadi hihihi








Tuesday, February 2, 2021

Iman ? Beriman ? Yuk bahas lebih dalam

 Hai Sobs......

Topik berikut ini sebelumnya sudah pernah aku tulis di tahun 2019 Iman itu dan invisible journey . Tapi saya sangat senang jika tahun ini ada yang bertanya lagi karena ini juga sebagai pengingat untukku juga.๐Ÿ˜€

Minggu lalu Kak Rosalin salah satu komunitas cool ambassador bertanya apakah ada kaitannya beriman tetapi tetap makan obat kesembuhan secara rutin ? Apakah dengan memakan obat berarti kita kurang beriman kepada Tuhan? 

Terus tambah lagi kita pasti pernah dengar ada beberapa orang yang mengatakan "sudah beriman saja , tak usah makan obat " opsss.....ini biblical kah ?

Nah, aku juga pernah bertanya hal begitu dalam hati saat aku rutin minum obat, cukup tau bagaimana rasanya merenungkan , memikirkan bahkan merasakan saat pertanyaan itu muncul, apalagi ini tidak muncul sekali tapi berkali-kali sembari mengemut obat penghilang rasa sakit tetapi ga bisa menyembuhkan. Apalagi pikiran aksesoriss kepalaku menambahkan begini "ih kamu sudah pelayanan , ngajar sekolah minggu tetang kesembuhan, baca alkitab, mendalami tulisan dalam alkitab, tetapi hal seperti ini tentang obat rutin masak tidak bisa beriman"hahahah ngerikaannn, aku juga sama ngeri deh dengan pikiran gini. Tapi ini muncull, and i have no idea not to mind. 

Maka dari itu perlu nih hati kita dikalibrasi oleh Firman Tuhan, yuk kita lihat satu persatu , cekidoottt.


Semua pasti pada tau dan ingat kotbah pak pendeta tetang Ibrani 11:1, tapi kalau kamu lupa , mari saya yang bukan seorang pendeta ini hahahahah membantu mengingatkan dan menjelaskan yaaa. 

Iman adalah dasar (assurance = title deed) dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti (evidence=divinely given conviction) dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.

Jadi disini iman ini : dasar dan bukti.

Dasar dalam bahasa aslinya adalah assurance , yunaninya : title deed yaitu surat tanah.

Bukti dalam bahasa aslinya adalah bukti : suatu keyakinan yang datang dari Tuhan.






Monday, January 11, 2021

Intercession

 Hay...

Happy New Year!!!

Ga terasa ya udah tahun 2021, hehehe bentar lagi Februari 2021. Waw dunia seakan berjalan dengan cepat yaa. Namun jangankan dunia berjalan dengan cepat, kita pun juga demikian , alat ukurnya adalah umur. Semakin bertambah tahun ya pasti semakin bertambah juga umur kita. Semakin bertambah umur maka untuk mengetahui banyak hal pun juga semakin bertambah karena kita akan mengalami hal2 yang berbeda setiap harinya. Lalu bagaimana dengan reading bible ? Apakah ada kemajuan guyss?☺Kalau kisah percintaan kelian aja maju, harapannya kisah reading bible juga yaa heheh karena seluruh aspek kehidupan kita ada tercatat didalamnya.

Pernah ga mau doa gitu eh tapi lupa mau doain apa? Aku pernah๐Ÿ˜†. 

Atau pernah ga udah kehabisan kata2 mau doa sesuatu yang menjadi masalah atau sesuatu yang lagi hot kita hadapi? Aku juga pernah ini. 

Atau pernah ga jadi ga doa karena pikir ahhh pasti ga akan dijawab ? Aku juga pernah ini.

Atau pernah ga lupa doa sama sekali dalam sebulan? Wah ini kebangetan lupanya yaa, tapi aku tidak akan menghakimi kalau itu salah satunya kamu, ada kabar baik buatmu jika itu yang kamu hadapi.

Disaat kita pernah lakukan itu semua , kita menerima kebalikannya loh. Maksudnya apa sih??

Ada yang ga lupa sedetikpun berdoa buatku, buatmu, buat kita. Dan ini ga doa biasa2 ini doa syafaat, dan yang berdoa ini menjadi pengantara kita dengan Bapa.

Yukk kita lihat dari teks alkitab.

Setiap kata pengantara mengacu pada Yesus yang berdoa bagi kita.

1. Roma 8:34 (TB) Kristus Yesus, yang telah mati? Bahkan lebih lagi: yang telah bangkit, yang juga duduk di sebelah kanan Allah, yang malah menjadi Pembela bagi kita?

Romans 8:34 (KJV) Who is he that condemneth? It is Christ that died, yea rather, that is risen again, who is even at the right hand of God, who also maketh intercession for us.

Ini terjemahan bahasa Aramnya dari TPT: Siapa lagi yang bisa menghukum kita? Tentu saja bukan Yesus, Yang Diurapi! Karena Dia sudah menyerahkan hidupNya untuk kita, dan bahkan lebih daripada itu, Dia sudah mengalahkan kematian dan sekarang sudah bangkit, dimuliakan, dan didudukkan oleh Allah di sebelah kananNya. Jadi, bagaimana mungkin Dia menghukum kita, karena Dia sekarang terus menerus berdoa untuk kemenangan kita?


----> Bukan hanya Roh Kudus yang berdoa untuk kita, melainkan Yesus Kristus juga melakukannya. Dua pribadi Allah terus berdoa syafaat untuk Anda setiap hari. Dua pertiga dari Tritunggal secara aktif bersyafaat untuk kita. Ini dilambangkan oleh peristiwa dimana Musa bersyafaat di gunung untuk kemenangan Israel, dengan satu tangan diangkat tinggi oleh Harun (imam besar yang melambangkan Yesu, Imam Besar kita) dan Hur (atau "terang", kiasan untuk Roh Kudus, yang berdoa dengan iluminasi ilahi untuk kebaikan kita). Lihat kel 17:9-14, Ib 7: 25, ib 9:25.

2. Ibrani 7:25
Ibrani 7:25 (TB) Karena itu Ia sanggup juga menyelamatkan dengan sempurna semua orang yang oleh Dia datang kepada Allah. Sebab Ia hidup senantiasa untuk menjadi Pengantara mereka.
Hebrews 7:25 (KJV) Wherefore he is able also to save them to the uttermost that come unto God by him, seeing he ever liveth to make intercession for them.

TPT ---->Jadi, Dia sanggup untuk menyelamatkan sepenuhnya dari sekarang sampai kepada kekekalan setiap orang yang datang kepada Allah melalui Dia, karena Dia hidup untuk berdoa terus menerus bagi mereka.

Kristus memberikan syafaat yang kekal bagi kita. Yesus menginjak injak rasa bersalah yang ditaruh iblis dengan kata2 kasih karunia.

Misalnya pada saat kita bahkan tidak tahu bagaimana harus berdoa, atau tidak tahu apa yang terbaik untuk kita minta, Roh Kudus bangkit didalam kita untuk melakukan super syafaat bagi kita , memohon kepada Allah dengan keluhan keluhan emosional yang terlalu mendalam untuk diucapkan dengan kata-kata.

Waaaw luarbiasa yaa Kristus sebagai pengantara yang terus melakukan supersyafaatnya setiap hari bagi kita, lalu untuk apa Dia berdoa terus menerus bagi kita???? Kalau kamu bertanya ini saya sangat senang menjawabnya.

Untuk kemenangan kita.

Kemenangan dari kesusahan, tekanan, kehilangan, ancaman kematian  bahaya(Roma 8:35).

Kristus inisiatif sampai persiapan gitu yaa , yaa karena tahu bahwa kita ini tidak akan sanggup hidup di dunia ini.

Jadi kabar baiknya, sekarang kita tahu bahwa saat kita mulai enggan , malas untuk berdoa, kita jadi semakin ingat dan sadar bahwa ada yang ga pernah lupa menjadi intercession/pendoa syafaat / pengantara bagi kita..



See u...