Saturday, June 26, 2021

Pemberontakan Hati

Bolehkan saya memberontak?
Memberontak bentuk penolakan, bentuk perlawanan, menentang terhadap suatu hal.
Misalnya : Mawar memberontak temannya kemaren karena dikecewakan.

Kita manusia tidak luput dari yang namanya memberontak dalam apapun itu karena kita masih hidup di dunia yang fana ini, namun kita bisa mengelolanya dengan mengelola hati kita.

Memberontak kadang membuat kita sekilas lupa, lupa kita ini siapa, bahkan membuat kita lupa untuk berfikir panjang, apa akibat dari pemberontakan kita. Bagi kita yang memberontak sekilas ini dapat memuaskan hati kita tapi bagi yang yang terkena mungkin ini menjadi luka bagi mereka.

Terkadang ada pemberontakan yang tidak secara langsung diutarakan, namun terpendam dalam hati yang namanya pemberontakan hati. Pemberontakan hati, kalau mau jujur kita juga mengalaminya, tidak sanggup secara langsung memberontak maka dipendam dan  nanti bakalan seperti bom waktu meledak pada waktunya.

Dalam New City Catechism di pertanyaan  ke18.  Apakah Allah akan mengizinkan pemberontakan kita dan penyembahan berhala kita, dan tidak menghukum kita?
Tidak, setiap dosa adalah dosa terhadap kekuasaan, kekudusan, dan kebaikan Allah, dan terhadap hukum-Nya yang adil, dan Allah selayaknya marah terhadap dosa-dosa kita, dan akan menghukum dosa-dosa kita di dalam penghakiman-Nya yang adil di dalam kehidupan masa kini, dan di dalam kehidupan di masa yang akan datang.

P19. Apakah ada suatu cara untuk melepaskan diri dari penghukuman dan untuk kembali diperkenan oleh Allah?
Ya, supaya keadilan dipuaskan, maka Allah sendiri, dan hanya karena belas kasihan-Nya, memperdamaikan kita dengan diri-Nya sendiri dan melepaskan kita dari dosa dan penghukuman terhadap dosa, melalui seorang Penebus.


Mengobatinya dengan pengakuan, dengan penerimaan, dengan pujian, dengan status tidak akan menyelesaikan dengan tuntas. Pemberontakan hati kita hanya bisa diobati oleh orang yang bisa menebus pemberontakan itu sendiri. Sudah pasti manusia tidak bisa.

"Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh." Yesaya 53:5

Ya , benar. Hanya Pribadi Yesus seorang Penebus yang mampu mengobati pemberontakan kita karena untuk pemberontakan kita dulu, sekarang dan seterusnya telah ditikamkan ke diriNya diselesaikan di kayu salib.

Kabar baiknya, setiap kali keinginan hati kita ingin memberontak, mari kita sama-sama ingat kembali Dia yang sudah menebus pemberontakan kita, tanpa kita sadari saat itu terjadi kita dapat merasakan bahwa ada sentuhan Dia yang memulihkan hati kita sehingga ada damai dan ketenangan yang mengalir membanjiri hati kita.


Tuhan memberkati.
Soli deo gloria

Karen

No comments:

Post a Comment