Saturday, June 19, 2021

#Salah Fokus

Akhir - akhir ini kita sering dengar kata salah fokus. Bahasa gaul yang sering disebut dalam sosial media. Misalnya saja seorang wanita  posting foto dirinya lalu disampingnya ada es krim mcfurry , lalu para pemberi komentar malah mengomentari si es krim bukan penampilan wanita yang terlihat di foto itu, maka ini disebut dengan salah fokus. Jikalau melihat ke artinya saat browsing google, salah fokus terjadi ketika argumen atau tanggapan yang kita buat tidak menyasar inti dari topik argumen , tapi hal lain yang sebetulnya tidak relevan. Kesalahan ini bisa terjadi jika kita tidak objektif dan membiarkan perasaan atau asumsi pribadi mempengaruhi proses berpikir.

Menelusuri perjalanan kehidupan terkadang ditengah tantangan, masalah penderitaan bisa membuat kita salah fokus. Fokus kepada besarnya penderitaan , pada penyakit yang dialami. Dari waktu kita kecil, dewasa hingga tua, sampai kita melemah , penderitaan dan tantangan akan datang silih berganti.

Banyak orang Kristen yang berpikir kalau ada penderitaan yang terjadi karena apa yang kita lakukan atau tidak kita lakukan (Misal : karena dosa, kurang doa, kurang iman, tidak perpuluhan dsb). Penderitaan itu terjadi karena kita tinggal di dunia yang jatuh dan menuju kepada kebinasaan.

Kalau kita terus menuntut dan meminta kepada Tuhan untuk menyelesaikan setiap masalah-masalah hidup kita, tidak akan ada habis-habisnya. Bila kita terus menuntut Tuhan untuk memberikan solusi atas masalah kita dan fokus mengejar terobosan maka hidup kita akan selalu depresi  karena banyaknya masalah dalam hidup.

Dari pada terus berfokus pada terobosan,  apa yang menjadi dasar kekuatan kita menghadapi ini semua?

 Yohanes 16:33 (BIMK)

Semuanya ini Kukatakan supaya kalian mendapat sejahtera karena bersatu dengan Aku. Di dunia kalian akan menderita. Tapi tabahkan hatimu! Aku sudah mengalahkan dunia.

Dalam penderitaan, Tuhan berkata tenang karena kita bersatu dengan Tuhan.

Kalau ada yang bertanya, masih adalagi ga Ren penjelasannya?? tentu dengan senang hati menjawab.

1 Petrus 2:21(TSI)

Untuk itulah Allah memanggil kamu! Karena Kristus sendiri yang sudah menderita bagi kita. Dan Dialah yang menjadi contoh bagi kita, supaya kita bisa bertahan di dalam penderitaan seperti Dia.

Yang menjadi dasar kekuatan kita supaya ga salah fokus terhadap masalah adalah mengingat bahwa Kristus juga mengalami hal yang sama yaitu penderitaan dan Dia menang, Dia menjadi contoh bagi kita bertahan dalam penderitaan.

Melalui penderitaan yang kita alami Tuhan ingin menyempurnakan kita, supaya kita serupa dengan Kristus yaitu kita menaruh kepercayaan kita kepada Kristus saja dan bukan kepada hal-hal yang ada di dunia ini. 

Kalau dalam hidup kita menaruh pada hal-hal yang fana  ini maka kita akan kecewa. Kalau kamu hidup buat uang , uang ga akan dibawa kemana, hanya sementara. Kalau hidup hanya untuk cinta manusia yang fana , waktu kita mati maka kita akan rugi. Kalau hidup hanya untuk pengakuan manusia , kalau mati pasti akan rugi, karena pengakuan manusia bisa meninggalkan kamu akibat manusia sama2 berdosa tidak sempurna. Namun kalau kita menaruh hidup kita pada hal-hal yang kekal maka pada waktu kita mati pun adalah suatu keuntungan (Filipi 1:21).



Ok see u and soli deo gloria.

karen, BIMK, TSI, ps.mike.

tidak ada mcfurry, magnum pun jadi hihihi








No comments:

Post a Comment